Rain melakukan 90% adegan aksinya sendiri. Ia menjalani latihan fisik ekstrem selama 8 bulan. Hasilnya, setiap gerakan Raizo terlihat lincah, eksplosif, namun tetap menyimpan sisi tragis sebagai anti-hero.

Disclaimer: Selalu dukung karya sineas dengan menonton melalui platform resmi jika tersedia.

Salah satu kontroversi terbesar film ini adalah penggambaran kekerasan yang eksplisit. Di satu sisi, ada kecenderungan komersial untuk mengeksploitasi unsur ini demi shock value. Di sisi lain, bisa dibaca sebagai cermin dari realitas pembentukan pembunuh: kekerasan bukan sekadar alat, melainkan bahan bakar identitas yang dimusnahkan dan dimanipulasi. Ketika kamera tidak beralih cepat dari adegan brutal tersebut, penonton dipaksa menyaksikan konsekuensi tindakan—bukan hanya dampak fisik tetapi juga beban psikologis yang ditanggung pelaku dan korban.