Saat ini, sudah ada beberapa penerbit di Indonesia yang menerbitkan terjemahan Syamsul Maarif dengan disertai "tahdzir" (peringatan) dan komentar dari ulama. Contohnya: Terjemah Syamsul Ma'arif oleh Penerbit al-Haramain, atau versi ringkasan yang sudah disaring oleh Maktabah al-Ghazali.
Kitab Syamsul Ma’arif Kubro menempati posisi kontroversial sekaligus magnetis dalam tradisi literatur okultisme dan tasawuf Nusantara; teks atribusi kepada Ahmad al-Buni ini menggabungkan risalah simbolik, tata ritual, dan kosa kata esoterik yang menantang batas antara ilmu hikmah, talismanik, dan praktik magis. Versi terjemahan — apalagi yang disebarkan dalam format PDF — membuka dua dimensi penting: secara positif, terjemahan memudahkan akses intelektual bagi pembaca modern yang ingin memahami warisan intelektual klasik tanpa hambatan bahasa; secara problematik, reproduksi digital tanpa kontekstualisasi akademis atau etika ritual memungkinkan salah tafsir dan penyalahgunaan praktis di luar ranah historis dan filtrasi keagamaan. kitab syamsul maarif kubro terjemahan pdf
(magic) by some Islamic legal scholars, leading to its prohibition in several countries. However, others view it as Ilm al-Hikmah Saat ini, sudah ada beberapa penerbit di Indonesia