Kemarahan seorang ibu terhadap perselingkuhan yang dilakukan oleh Kimika Ichijou merupakan fenomena multidimensi yang melibatkan aspek psikologis (attachment insecure, identitas peran), sosial (stigma publik, pengaruh media), dan budaya (norma patriarki, konsep malu). Respons emosional tersebut tidak dapat dipandang sekadar “kemarahan pribadi”, melainkan sebagai cerminan tekanan nilai yang menumpuk pada peran ibu dalam konteks keluarga Indonesia.
Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan dan studi kasus terhadap episode/chapters yang menampilkan perselingkuhan Kimika Ichijou. Data diperoleh melalui: genjot ibu karena selingkuh kimika ichijou