Bagi para pengguna media sosial yang aktif beberapa waktu lalu, keyword pasti memicu ingatan pada sebuah fenomena digital yang sempat menghebohkan jagat maya. Dunia kopi yang seharusnya tenang dengan aroma kafein, tiba-tiba berubah menjadi pusat perhatian netizen karena unggahan yang dianggap "menyimpang" dari sekadar meracik kopi.
Dunia media sosial sering kali dikejutkan dengan sosok-sosok yang mendadak viral karena profesinya. Salah satu yang sempat mencuri perhatian adalah sosok barista perempuan yang menjadi perbincangan hangat karena "body goals" atau penampilannya yang dianggap menarik saat sedang bekerja meracik kopi. skandal cewek barista body mantap dulu sempat viral
: Seorang barista yang populer di TikTok karena gaya tomboy dan tato, sering muncul dalam konten "POV pacar barista". Bagi para pengguna media sosial yang aktif beberapa
Here is a summary of the academic perspective on this topic, which is often more interesting than the scandal itself: Salah satu yang sempat mencuri perhatian adalah sosok
Research in this area often draws parallels to other viral trends. The spread of videos labeled "skandal" often creates a in society.
More recently, in March 2026, a coffee shop in sparked public outrage for a marketing campaign that many deemed sexually suggestive and objectifying toward female baristas.
Pihak Starbucks Indonesia segera meminta maaf dan melakukan investigasi internal.